Liburan ke curug Cilember (SoftSkill)

Liburan ke curug Cilember.
yak, dari judulnya yang terkesan apa adanya aja udah ketauan kalo gw males banget buat bikin artikel ini. selain karna bingung memilih kosa kata yang baik. gw ga pernah nulis diari atau sejenisnya.
hmmm.. tapi berhubung ini tugas kampus yang bisa mempengaruhi ipk gw. ya apa boleh buat. gw harus mencoba dengan asumsi dengan gw bisa mengarang di blog. gw bisa selangkah lebih dekat dengan Penulisan Ilmiah atau PI. dan memang gw udah mencoba untuk menghentikan aksi COPAS, seenggaknya ga sampe 80% dari setiap artikel yang gw buat hasil dari copas lah. hehe

Selama liburan semester 3, gue 2 kali mengunjungi tempat wisata. yang pertama ke curug 7 cilember bersama temen kampus tingkat 2. dan yang kedua gw ke dufan bersama temen” dari tingkat 1. Dan diartikel ini gw akan bercerita  tentang pengalaman gw di curug 7 bersama temen” dari tingkat 2.

Hari itu hari pertama liburan semester, jam 7 pagi gw udah siap dengan segala sesuatu yang gw butuhin, mulai dari pakaian ganti, anduk, dompet, jaket, hp, dan motor tentunya. setelah sarapan dan memakai sepatu, gw berpamitan sama ortu dan langsung meluncur ke rumah allan. kenapa ke rumah allan? karna dia nebeng 1 motor sama gw. sampai di depan rumah allan gw langsung liat jam di hp. pukul 07.25 .  sedangkan waktu ngumpul sama yang lain jam 07.30 di warung kopi sebelah kampus G. you know what? yak gw kepagian.

jam setengah 8 gw berangkat dari rumah allan ke warkop. motor gw bawa dengan santai karna gw yakin yang lain belum dateng. sebelum sampai tujuan kami ke apotik dulu karna allan mau beli masker.
kami sampai di tempat perjanjian jam 07,35. dan sesuai dugaan disini tidak ada siapapun kecuali orang” yang ga ada kaitannya dengan perjalanan ini. “Tuhkan ril belom ada yang dateng” kata allan. “iye lan” jawab gw seadanya. jujur sebenernya gw bingung sama diri gw sendiri dalam soal perjanjian. entah guenya yang males ngaret. atau karna gue selalu lupa sama kebiasaan orang indonesia yang identik dengan ngaret. yang jelas setiap ada janji-janji macam gini. hampir selalu gw yang pertamax, ckckck
ahh sudahlah, selama itu positif buat gw ga masalah, kita lanjutkan saja membaca ceritanya ^_^.

Sekitar 10 menit kemudian, datanglah si zaid yang disusul afrijal 5 menit setelahnya.ga lama dateng si lutpie, jamil, moko, dan imam sang ketua kelas (bukan sang penakluk). jadi jumlah kami 8 orang sekarang. 8 orang ini adalah peserta tersisa dari 49 orang yang sudah dirapatkan jauh-jauh hari untuk mengadakan jalan-jalan atau bahasa kerennya “Gathering” pada liburan semester nanti. 8 dari 49 orang. hmm.. sangat sebanding dengan tujuan yang semula dari anyer, lalu beralih ke Tangkuban perahu, sampe akhirnya  puncak lagii puncak lagii..

zaid : cuma segini doang nih? mana yang lain
imam : gga tau dah padahal udah gw smsin
gue : kira” siapa lagi yang bakal ikut? cwenya gimana?
imam : cwenya ga ikut pada males kayanya
gue : oo, fuad?
imam : dia ga bisa ikut ada *sesuatu katanya. (*gue lupa)
gue : budi?
imam : wah ga tau deh coba aja telpon
gue : oke

akhirnya gue mencoba untuk misscall budi, dan ternyata di angkat. kira-kira berikut percakapannya :
S (gw) B (budi)

S : Halo Assalamualaikum
B : Wallaikumsalam, ini siapa?
S : ini gw safril. lo udah dimana bud? dah pada siap neh.
B : gw di RUMAH. emang pada jadi.
S : wew jadilah ini lagi pada nungguin lo.
B : yah sory deh gw masi di rumah blom mandi pula.
S : lah emang ga dikabarin imam?
B : ga tau gue smsnya ga masuk, dia sms ke nomor gw yang satunya kayanya.
S : Jah!!!!!!!
B : Yah!!!
“oooooooooooOOO” kata penonton OVJ
S : yaudah deh bud gpp
B : oke deh salam aja ya buat yang lain
S : oke

klik. Hp gw gw matiin dilanjutkan dengan mengabarkan ke yang lain kalo kita tetep ber 8.
sebelum jalan, afrijal sempet kerumah blek dengan harapan bisa menambah pasukan. tapi naas si blek sakit sehingga dia kembali dengan tangan hampa.
Akhirnya kita bener” ke curug ber 8 (jamil, afrijal, gw, allan, imam, lutpi, moko, dan zaid). sebelum jalan kami berdoa dulu dan jam 9 kamipun meluncur ke TKP.

Sebenernya banyak kejadian” unik selama diperjalanan menuju ke curug 7. mulai dari ban motor imam bocor, berenti sampe 4x. dll, etc, dan lain sebagainya. tapi karna gue rasa artikel ini udah terlalu panjang dan terlalu membuat gw pusing. jadi gue skip skip aja. heheh
waktu menunjukan pukul 12.30 sewaktu kami tiba di pintu masuk jurug. sebelum berpetualang di curug. kami makan siang dan sholat terlebih dulu. setelah kebutuhan jasmani dan rohani terpenuhi. barulah inti dari cerita ini dimulai. wahahah😀.

curug 7. sebuah pertanyaan besar buat gw seperti apa curug 7. apakah curug disana membentuk angka 7? apa curugnya ada 7? atau terilhami dari CR7? hahahah. tapi apapun itu ga masalah. toh gue kesana buat liburan. bukan buat penelitian.
ehm kembali ke tanktop. #eehh.  laptop maksudnya pemirsa ^_^ v

Ternyata tempat wisata curug 7 itu adalah sebuah lokasi dimana disana terdapat curug yang konon berjumlah 7 buah. kenapa gw bilang konon? karna gw belum bisa membuktikan dengan mata kepala gw sendiri kalo disana benar” ada 7 curug.
lho ko ga ngunjungin semuanya? jawabannya silahkan mencoba sendiri. percaya atau tidak. anda akan menemukan jawabannya!
curug” itu memiliki tingkatan dari 7 sampai 1 dimana setiap tingkatannya memiliki ketinggian yang berbeda.

nah karna curug curug disana memiliki ketinggian yang berbeda. otomatis curug yang pertama kali diliat adalah curug 7. curug disini lumayan bagus, view nya indah, bersih, namun airnya kurang jernih. entah memang dari dulu seperti itu atau gimana.
bagi yang penasaran kira” seperti inilah foto curug ke 7.

setelah berfoto” kami melanjutkan perjalanan ke curug ke 6. dalam perjalanan kecurug ini rasanya seperti naik eskalator yang berlawanan arah, terlalu panjang, lama dan
ga nyampe nyampe. luar biasa capenya. jalannya menanjak dan berbatu, ditambah lagi dengan tanah yang licin karna waktu itu memang sering turun hujan, pokoknya cape bgt deh. sangat tidak disarankan bagi manula untuk mengunjungi tempat wisata ini. untuk wanita mending di pikir mateng” dulu. kecuali emang dia hobi daki gunung atau udah berpengalaman sebelumnya. setelah melalu perjalanan yang melelahkan dan beberapa kali istirahat, akhirnya sampe juga di curug 6. air terjun di sini lebih pendek dari curug 7 tapi lebih deras dan lebih lebar. airnya pun terlihat lebih jernih. kami berfoto-foto disini dan tak lama langsung mencoba untuk mengunjungi curug 5.

sebenarnya hari itu sedang hujan, tapi hujannya hujan galau. sebentar deres sebentar gerimis, sebentar berenti sebentar ujan lagi. pokoknya kaya orang galau deh. tapi karna rasa penasaran yang udah kepalang tanggung, ditambah informasi dari pengunjung disana yang katanya curug 3 paling bagus. kami pun mencoba untuk mendatangi curug berikutnya, si imam terlihat paling semangat diantara kami, dia sama skali ga kliatan cape, selalu paling depan, dan paling cepet kalo soal manjat”. gila si imam, kecil di hutan kali tu orang.
ga heran deh kalo dia jadi ketua kelas.

nah untuk segmen kali ini. ada yang beda dari sebelumnya. saat ingin mendaki ke curug berikutnya. ada tulisan peringatan di papan yang inti dari isinya kalo ga salah gini :

” Dilarang mendaki ke atas tanpa orang yang berpengalaman atau sebelum mendapat izin dari pengawas.
no telp : xxxxxxxxxxxxxxxx”

melihat itu kami diam sejenak. lalu apa yang terjadi??
kita tetap naik! mau ada papan peringatan kek mau ada karang atau tembok cina sekalipun ga ngaruh kayanya.
untuk jaga jaga afrijal mencatat nomor telp yang tertulis dipapan itu dengan harapan bakal berguna sewaktu-waktu diperlukan (jangan sampe berguna deh)

berharap sesuatu yang indah ada di atas sana. dengan bayangan seperti istana air, air terjun niagara, kolam besar, cewe” cakep, atau setidaknya curug yang lebih indah dari curug” dibawahnya, kami mencoba untuk memacu semangat mendaki walau jalannya lebih terjal dan lebih licin dari sebelumnya. “semangat semangat” kata si imam. ga lama kemudian imam ngomong lagi

“turun woi turun jalannya makin serem, takut ga bisa turunnya ntar”

Beeeegh!!!

dari tadi kek mam. hahahah..
itu kata” yang gw tunggu dari sii imam sebenernya. ga habis pikir dalam kondisi cuaca yang ga jelas, tanah yg licin ditambah papan peringatan yang sebenernya itu untuk kondisi normal. tapi tetep maksain naik. jangankan pakar, orang gila juga mikir” kalo naek. ckckck
akhirnya kami turun lagi dan memutuskan untuk main air  di curug 6.

sangat menyenangkan sekali bisa mengunjungi tempat ini, walau dengan kondisi cuaca yang tidak bersahabat. namun memberikan pengalaman yang berharga dan tentunya melepas penat dari kesibukan sewaktu kuliah. sayangnya moko ga ikut mandi dan merasakan segarnya air di curug cilember ini.

Setelah puas bermain air kamipun berberes dan sholat ashar terlebih dahulu sebelum pulang. ketika itu hujan benar” turun dan sempat deras. gw benar” bersyukur ga ngelanjutin perjalanan ke curug” diatasnya. entah apa yang akan terjadi kalo sampe dilanjutkan. Wallahu a’lam.

Ga berapa lama hujan pun mereda walau belum sepenuhnya berhenti. kami memutuskan untuk langsung ke tempat parkiran dan mencari tempat makan sambil menunggu hujan benar benar reda.

Itulah cerita perjalanan gw bersama teman” dari 2db01 yang walau hanya 8 orang. tetapi memiliki kenangan dan pengalaman luar biasa. yang bisa diceritakan di kemudian hari.

“kebersamaan itu selalu indah walaupun tidak selalu dengan orang yang sama”

itulah hikmah dari cerita yang gw buat. semoga bermanfaat bagi yang membacanya ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s